HUBUNGAN RIWAYAT DIABETES MELITUS IBU, PENGGUNAAN OKSITOSIN, DAN JENIS PERSALINAN DENGAN KADAR BILIRUBIN PADA BAYI BARU LAHIR

Authors

DOI:

https://doi.org/10.70332/jkp.v3i1.27

Keywords:

hiperbilirubin, jenis persalinan, oksitosin, riwayat ibu DM

Abstract

Latar Belakang: Hiperbilirubinemia dapat menyebabkan komplikasi sampai kern ikterus hingga dapat menjadi penyebab kematian bayi. Beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan hiperbilirubinemia yaitu riwayat ibu dengan diabetes mellitus (DM), penggunaan oksitosin, dan jenis persalian. Tujuan: mengetahui hubungan riwayat ibu DM, penggunaan oksitosin, dan jenis persalinan dengan kadar bilirubin pada bayi di ruang perinatologi. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilakukan dengan pendekatan retrospektif dengan mengidentifikasi data sekunder dari rekam medis. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah pasien bayi yang dirawat di Ruang Perinatologi periode tahun 2023 dengan jumlah pasien sebanyak 213 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Instrumen penelitian ini diperoleh melalui lembar checklist. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa hubungan riwayat ibu DM didapatkan nilai p= 0,422. Hubungan penggunaan oksitosin didapatkan nilai p value < 0,000. Hubungan jenis persalinan didapatkan nilai p value < 0,000. Kesimpulan: Tidak ada hubungan riwayat ibu DM dengan kadar bilirubin pada bayi di ruang perinatologi, ada hubungan penggunaan oksitosin dengan kadar bilirubin pada bayi di ruang perinatologi, ada hubungan jenis persalinan dengan kadar bilirubin pada bayi di ruang perinatologi.

References

Abodollahi, S., Poorbahri Ghesmat, S., Khoshnam Rad, M., & Behrouzi, K. (2024). The Impact of Labor Oxytocin Use on Newborn Liver Enzymes. Journal of family & reproductive health, 18(3), 160–163. https://doi.org/10.18502/jfrh.v18i3.16657

Aldy dwi mulyana. (2013). Bab I Pendahuluan ۟persalinan. Journal Information, 2(30), 1–17.

Annisa, P., Astuti, A. W., & Sharma, S. (2023). Neonatal Jaundice Causal Factors: A Literature Review. Women, Midwives and Midwifery. https://doi.org/10.36749/wmm.3.1.45-60.2023

Armayanti, L. Y., Naimah, & Rahayu, S. (2017). Hubungan Persalinan Oksitosin Drip Dengan Kejadian Hiperbillirubinemia pada Neonatus. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak.

Auliya, N., Kusumajaya, H., & Lestari, I. P. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperbilirubinemia Di Ruangan Neonatus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional.

Biade, D., Wibowo, T., Wandita, S., Haksari, E. L., & Julia, M. (2016). Faktor Risiko Hiperbilirubinemia pada Bayi Lahir dari Ibu Diabetes Melitus. Sari Pediatri, 18(1), 6. https://doi.org/10.14238/sp18.1.2016.6-11

Brits, H., Adendorff, J., Huisamen, D., Beukes, D., Botha, K., Herbst, H., & Joubert, G. (2018). The prevalence of neonatal jaundice and risk factors in healthy term neonates at National District Hospital in Bloemfontein. African Journal of Primary Health Care and Family Medicine. https://doi.org/10.4102/phcfm.v10i1.1582

Chen, S., Wang, X., Lee, B.K. et al. (2023). Associations between maternal metabolic conditions and neurodevelopmental conditions in offspring: the mediating effects of obstetric and neonatal complications. BMC Med 21, 422. https://doi.org/10.1186/s12916-023-03116-x

Dewi Riastawaty. (2019). Analisis Hubungan Hipoglikemia Dan Infus Oksitosin Terhadap Hiperbillirubinemia Di Rsud Raden Mattaher Jambi Tahun 2017-2018. Jurnal Maternitas Kebidanan.

Edwards, H., Buisman-Pijlman, F. T., Esterman, A., Phillips, C., Orgeig, S., & Gordon, A. (2024). Exogenous oxytocin administered to induce or augment labour is positively associated with quality of observed mother-infant bonding. Comprehensive psychoneuroendocrinology, 20, 100262. https://doi.org/10.1016/j.cpnec.2024.100262

Ghinan Musyaffa. (2015). Perbandingan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin yang Diberikan Drip Oksitosin dengan yang Tidak Diberikan Drip Oksitosin. Prosiding Pendidikan Dokter. ISSN: 2460-657X.

Herliana, A. H., Hanifa, F., Astuti, R. P., & Burmanajaya, B. (2023). Berat Badan Kehamilan, Operasi Sesar dan Pemberian Susu Formula Berhubungan dengan Kejadian Hiperbilirubinemia. Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia, 2(2), 259–267. https://doi.org/10.53801/jipki.v2i2.52

Kemenkes RI. (2016). Mari Kita Cegah Diabetik Dengan Cerdik. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kristian, D. P., & Purnamiasih, G. U. P. (2023). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Penurunan Kadar Bilirubin (Effect of Baby Massage on Decreased Bilirubin Levels). 12(1), 2721–8007.

Maryani, D.S., Lestari, N.E., & Istiani, H.G. (2022). Plastik Polietilen dapat Meningkatkan Suhu Tubuh pada Bayi Prematur yang Mengalami Hipotermia. Journal Nursing Care, 8(2): 46-56.

Musyaffa, G. (2019). Perbandingan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Yang Diberikan Drip Oksitosin Dengan Yang Tidak Diberikan Drip Oksitosin. Http://Repository.Unisba.Ac.Id:0880/Xmlui/Handle/123456789/26408.

Martins AS, Flor-de-Lima F, Rocha G, Soares P, Machado AP, Guimarães MH. (2014). Neonatal polycythemia: prevalence, risk factors and predictors of severity. Minerva Pediatr. 76:64-71. DOI: 10.23736/S2724-5276.21.05851-1

Oladapo, O. T., Okusanya, B. O., Abalos, E., Gallos, I. D., & Papadopoulou, A. (2020). Intravenous versus intramuscular prophylactic oxytocin for the third stage of labour. The Cochrane database of systematic reviews, 11(11), CD009332. https://doi.org/10.1002/14651858.CD009332.pub4

Rao, K.U., & Prathima, D. (2018). Metabolic and hematological abnormalities in infants of diabetic mothers in the neonatal period. Indian journal of applied research, 7.

Resmi, D.C., Ruswantriani, Farhan, M., Achmad, E.A., Handayani, N., Wulandari, T.A., Sundari, A.M., & Sini, I. (2024). Neonatal Bilirubin Assessment After Implementation of Enhanced Recovery After Caesarean Section. Journal of Perinatal & Neonatal Nursing

Roselina, E., Pinem, S., & Rochimah, R. (2013). Hubungan Jenis Persalinan dan Prematuritas dengan Hiperbilirubinemia di RS Persahabatan. Jurnal Vokasi Indonesia. https://doi.org/10.7454/jvi.v1i1.8

Silalahi, L. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal PROMKES, 7(2), 223. https://doi.org/10.20473/jpk.v7.i2.2019.223-232

Solihah, I. A. (2020). Hubungan Pemberian Asi Dengan Klasifikasi Ikterus Neonatorum Berdasarkan Manajemen Terpadu Bayi Muda Di Puskesmas Ibrahim Adji Kota Bandung. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 6(1), 33–38. https://doi.org/10.58550/jka.v6i1.115

Sugiarto. (2016). Asuhan keperawatan pada bayi hiperbillirubin. 4(1), 1–23.

Ulfa, A.F., Hatala, T.N., Septiana, N., Naulia, R.P., Yulianti, N., Rahayu, I.S., Hamdanesti, S., Nugraheni, W.T., Sartika, N., Lestari, N.E., Arini, D. (2024). Buku Ajar Keperawatan Anak Sehat. Jambi: Sonpedia Publishing Indonesia.

Walyani, E., & Purwoastuti, T. (2015). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru lahir. Yogyakarta. In Asuhan Kebidanan.

Tribe, R. M., Taylor, P. D., Kelly, N. M., Rees, D., Sandall, J., & Kennedy, H. P. (2018). Parturition and the perinatal period: can mode of delivery impact on the future health of the neonate?. The Journal of physiology, 596(23), 5709–5722. https://doi.org/10.1113/JP275429

Widiasari, K. R., Wijaya, I. M. K., & Suputra, P. A. (2021). Diabetes Melitus Tipe 2: Faktor Risiko, Diagnosis, Dan Tatalaksana. Ganesha Medicine, 1(2), 114. https://doi.org/10.23887/gm.v1i2.40006

Downloads

Published

2025-06-28